🚨 Indikasi Penipuan
Jika ada seseorang yang mengaku sebagai petugas imigrasi dan mengatakan bahwa izin tinggal, visa, atau status identitasmu bermasalah, lalu meminta kamu untuk mentransfer uang atau memberikan informasi pribadi, kemungkinan besar itu adalah penipuan.
⚠ Kondisi yang Sering Ditemui
- Mengatakan bahwa izin tinggal bermasalah.
- Mengatakan bahwa perlu melengkapi dokumen atau mengurus ulang dokumen.
- Meminta pembayaran uang jaminan atau biaya administrasi.
- Meminta data paspor, kartu izin tinggal (ARC), atau informasi rekening bank
- Meminta untuk bergabung ke LINE atau menghubungi melalui aplikasi komunikasi lainnya.
❌ Jangan Lakukan
- Jangan mentransfer uang
- Jangan memberikan dokumen identitas atau informasi rekening bank
- Jangan klik tautan yang tidak dikenal
- Jangan menelepon kembali menggunakan nomor telepon yang diberikan oleh orang yang menghubungi.
✅ Langkah yang Disarankan
- Cari sendiri informasi kontak resmi Badan Imigrasi.
- Hubungi langsung pihak imigrasi untuk melakukan konfirmasi.
- Simpan bukti percakapan, riwayat panggilan telepon, dan pesan singkat (SMS).
- Jika merasa ragu, konfirmasikan terlebih dahulu kepada orang yang dipercaya.
🚨 Indikasi Penipuan
Jika ada seseorang yang mengaku sebagai petugas bank dan meminta nomor rekening, kata sandi, kode verifikasi, atau meminta untuk melakukan transaksi melalui ATM, kemungkinan besar itu adalah penipuan.
⚠ Kondisi yang Sering Ditemui
- Mengatakan bahwa terdapat aktivitas tidak wajar pada rekening.
- Mengatakan bahwa pesanan telah diatur menjadi pembayaran cicilan.
- Mengatakan bahwa perlu dilakukan pengembalian dana (refund).
- Meminta untuk melakukan transaksi melalui ATM atau internet banking.
- Meminta kode verifikasi OTP.
❌ Jangan Lakukan
- Jangan memberikan kata sandi internet banking.
- Jangan memberikan kode verifikasi OTP.
- Jangan mengikuti instruksi melalui telepon untuk melakukan transaksi di ATM.
- Jangan mengeklik tautan yang tidak dikenal untuk masuk ke akun bank
✅ Langkah yang Disarankan
- Tutup telepon, lalu hubungi layanan pelanggan resmi bank untuk melakukan konfirmasi.
- Periksa status rekening melalui aplikasi atau situs web resmi bank.
- Simpan riwayat panggilan telepon dan pesan.
- Jika menemukan aktivitas yang tidak wajar pada rekening, segera laporkan kepada pihak bank.
🚨 Indikasi Penipuan
Jika ada seseorang yang mengaku sebagai polisi dan mengatakan bahwa seseorang terlibat dalam kasus pidana, pencucian uang, atau tindak kejahatan, lalu meminta untuk mentransfer uang, menyerahkan tabungan, atau bekerja sama dalam penyelidikan, kemungkinan besar itu adalah penipuan
⚠ Kondisi yang Sering Ditemui
- Mengatakan bahwa seseorang diduga terlibat dalam pencucian uang.
- Mengatakan bahwa rekening bank digunakan oleh kelompok kriminal.
- Mengatakan bahwa dana perlu diawasi atau diamankan.
- Meminta transfer uang ke rekening tertentu.
- Meminta agar informasi dirahasiakan dan tidak boleh diberitahukan kepada orang lain.
- Meminta untuk bergabung ke LINE atau berkomunikasi melalui aplikasi pesan lainnya.
❌ Jangan Lakukan
- Jangan mentransfer uang ke rekening yang ditentukan.
- Jangan memberikan informasi rekening bank, kata sandi, atau kode verifikasi.
- Jangan mengikuti instruksi karena merasa takut atau terancam.
- Jangan percaya jika orang tersebut meminta agar informasi dirahasiakan dan tidak boleh diberitahukan kepada orang lain.
✅ Langkah yang Disarankan
- Tetap tenang dan jangan terburu-buru memberikan tanggapan.
- Cari sendiri nomor telepon resmi kepolisian untuk melakukan konfirmasi.
- Simpan riwayat panggilan telepon, SMS, dan percakapan.
- Jika mencurigai adanya penipuan, hentikan komunikasi dan konfirmasikan terlebih dahulu kepada orang yang dipercaya.
